Kamis, 03 Mei 2018

PERMASALAHAN BANGSA INDONESIA

1. PERMASALAHAN BANGSA INDONESIA SAAT INI SERTA UPAYA MENGATASI
PERMASALAHAN
“ Pendidikan Yang Mulai Melemah “
Masalah pendidikan di indonesia seiring berkembangnya zaman, pendidikan di indonesia
menjadi  perhatian  khusus  oleh  pemerintah  indonesia.  Pembangunan  pendidikan  di  indonesia
mengalami  penurunan pada setiap tahunnya. Pada tahun 2011 indonesia berada pada peringkat
69 dari 127 negara dan merosot di bandingkan tahun 2010 yang berada pada posisi 65. Bisa di
lihat salah satu penyebab terjadinya penurunan mengenai pendidikan di indonesia itu bisa akibat
banyaknya anak  –  anak yang putus sekolah. Sedikitnya dapat di perkirakan setengah juta anak
usia SMP ( Sekolah Menengah Pertama ) yang tidak melanjutkan pendidikan.
Menurut  survey  Political  and  Economic  Risk  Consultant  (  PERC  ),  kualitas
pendidikan di indonesia berada pada urutan ke 12 dari 12 negara di Asia. Posisi indonesia
berada di bawah Vietnam. Data yang di laporkan The Word Economic Forum Swedia ( 2000
). Indonesia memiliki daya saing yang rendah yaitu hanya menduduki urutan ke 37 dari 57
negara yang di survei di dunia.
Pendidikan di indonesia sangat penting bagi masyarakat saat ini pendidikan masyarakat
indonesia tidak berkembang. Masyarakat indonesia masih sangat lemah dalam pendidikan baik
itu  pendidikan  formal  maupun  non  formal.  Pendidikan  merupakan  salah  satu  usaha  untuk
mewujudkan  segala  sesuatu  yang  di  inginkan.  Selain  itu  dengan  mempunyai  pendidikan  maka
seseorang  bisa  mengembangkan  potensi  yang  ada  dari  dalam  dirinya.  Pendidikan  juga  tidak
hanya di mulai dari sejak dewasa, melainkan sejak usia dini, harus di perkenalkan pendidikan.
Karena pendidikan  itu sangat penting segala aktivitas dalam kehidupan sehari  –  hari tidak lepas
dengan yang namanya pendidikan.
Menurut  Prof.  Dr.  John  Dewey,  mengatakan  bahwa  pendidikan  merupakan  suatu
proses  pengalaman.  Karena  kehidupan  merupakan  pertumbuhan,  maka  pendidikan  berarti
membantu  pertumbuhan  batin  manusia  tanpa  di  batasi  dengan  usia.  Proses  pertumbuhan
adalah  proses  penyesuaian  pada  setiap  fase  dan  menambah  kecakapan  dalam  perkembangan
seseorang  melalui  pendidikan.  Artinya  bahwa  pendidikan  itu  adalah  segalanya  bagi  setiap
kehidupan  manusia,  dengan  adanya  pendidikan  manusia  bisa  mencukupi  kebutuhannya  dan
membantu pertumbuhan baik itu secara lahir maupun secara batin tanpa di batasi dengan usia.
Dalam pendidikan itu tidak mengenal batasi oleh usia, baik tua maupun muda sama saja tidak
ada peraturan dan tidak ada pembatasan.
Kualitas  pendidikan  di  indonesia  semakin  memburuk,  hal  ini  bisa  di  buktikan  dari
kualitas guru, sarana belajar, serta para pelajar – pelajar tersebut. Sebagai guru pengajar tentunya
punya harapan dan keinginan  yang mungkin masih terpendam atau telah terluahkan kemudian
belum tercapai, baik itu sebagai harapan individu nya sendiri maupun harapan untuk pelajar  –
pelajar nya. Guru –  guru pengajar di sekolah saat ini menurut saya kurang berkompeten,  banyak
yang menjadi guru itu bukan kehendak mereka dari awalnya tapi sudah karena terpaksa dan lain
sebagainya.  Kecuali  guru  –  guru  yang  sudah  lama  menjadi  guru  di  sekolah  tertentu  yang
memang  sudah  menjadi  kewajiban  untuk  mengajar  dan  bukan  karena  keterpaksaan.  Menjadi
seorang  guru  itu  sangat  sulit,  karena  jika  menjadi  guru  kita  harus  mempunyai  pengalaman
tentang mengajar.
Efektifitas  pendidikan  di  indonesia,  yaitu  suatu  pendidikan  yang  mampu  peserta  didik
untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan. Peserta didik harus memiliki kenyamanan untuk
belajar, agar mereka mempunyai semangat untuk belajar, dan harus sering di berikan motivasi
agar peserta didik memiliki semangat yang tinggi untuk bersekolah. Karena kebanyakan peserta
didik tidak mempunyai semangat belajar dan merasa bosen jika mereka belajar.
Pemerintah  indonesia  pada  saat  ini  kurang  memperhatikan  pendidikan  yang  ada  di
pelosok  –  pelosok dan di perdesaan, banyak sekolah  –  sekolah yang kurang memungkinkan dan
kurang memadai kualitas sekolahnya. Pemerintah indonesia hanya memperhatikan sekolah yang
ada di sebagian tempat mereka, dan tidak memperhatikan sekolah yang ada di perdesaan. Para
peserta  didik  yang  ada  di  perdesaan  sangat  membutuhkan  bantuan  dari  pemerintah.  Sekolah  –
sekolah  yang  ada  di  perdesaan  masih  banyak  kekuarangan  mengenai  tentang  fasilitas  dan  lain
sebagainya.
Di indonesia masih banyak anak – anak yang tidak mengenal pendidikan, bayak nya anak
–  anak  yang  putus  sekolah,  dan  banyak  juga  anak  –  anak  yang  tidak  bisa  sekolah  karna
keterbatasan  ekonomi.  Anak  –  anak  yang  tidak  sekolah  dan  tidak  mempunyai  pendidikan  itu
akan merugikan bangsa indonesia karena mereka merasa terpojokkan oleh anak – anak yang bisa
sekolah, mereka merasa sangat minder kepada anak –  anak yang sekolah. Karena dengan  adanya
keterbatasan ekonomi dan lain sebagainya maka dari itu pemerintah indonesia harus bisa melihat
langsung  dan  membantu  anak  –  anak  tersebut  agar  bisa  sekolah  kembali.  Jika  anak  –  anak
tersebut  tidak  bisa  mengenal  dengan  dunia  pendidikan  bagaimana  kelanjutan  untuk  generasi
penerus yang akan datang. Karena majunya negara indonesia itu tergantung kepada para generasi
mudanya.
Banyak sekolah  –  sekolah yang belum mempunyai standar atau akreditasi sebagaimana
sekolah  –  sekolah lainnya. Hal tersebut di picu karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap
sekolah tersebut. Banyak sekolah – sekolah fasilitasnya tidak memadai, seperti kekurangan kursi,
meja,  bahkan  kekurangan  ruang  kelas  serta  kekurangan  tenaga  pengajar.  Dengan  kekurangan
tenaga  pengajar  maka  hal  tersebut  akan  mempengaruhi  kualitas  peserta  didik.  Tidak  hanya
fasilitas yang kurang memadai tetapi pendidikan  di indonesia juga cukup mahal sehingga peserta
didik yang kekurangan dalam segi ekonomi tidak bisa merasakan pendidikan.
Pendidikan di indonesia saat ini juga bisa di bilang keras, mengapa demikian karena pada
saat sekarang sangat banyak kekerasan yang di dalam dunia pendidikan, contohnya saja seperti
yang sering terjadi pelecehan terhadap anak,  murid memukul guru, atau sebaliknya, kekerasan
dalam mendidik anak, dan lain sebagainya. Hal  –  hal tersebut menjadi salah satu tekanan atau
menjadi salah satu faktor para peserta didik menjadi trauma untuk bersekolah karena para peserta
didik  takut  akan  hal  –  hal  yang  sering  terjadi  tersebut.  Tetapi  terkadang  banyak  anak  zaman
sekarang yang berprilaku dan bersikap tidak baik terhadap guru, orang tua, dan lain  –  lain. hal
tersebut juga di bisa menjadi salah satu faktor dari luar atau kebiasan – kebiasaan yang tidak baik
yang sering di lakukan oleh peserta didik tersebut.
Hal –  hal yang di lakukan oleh peserta didik yang kurang baik juga  bisa  membuat para –
para guru tidak suka dan membenci anak  –  anak tersebut. Terkadang ada  juga  para  –  para guru
yang mengambil pusing dan terkadang bersikap acuh tak acuh dan membiarkannya mereka mau
melakukan apa yang mereka mau.  Anak  –  anak yang seperti biasanya kurangnya perhatian dari
orang tua sehingga mereka melampiaskan hal tersebut kesekolah mereka dan terkadang kepada
teman – teman mereka.
Oleh  karena  itu  jika  sedang  menghadapi  atau  menemukan  peserta  didik  yang  seperti,
maka  sebaiknya  akan  lebih  baik  jika  menasehatinya,  memberikan  arahan  yang  baik,  dan
memberikan motivasi kepada mereka, agar mereka tidak melakukan perbuatan yang tidak baik
kembali.  Karena  dengan  cara  tersebut  mereka  lama  kelamaan  akan  merasa  malu  atas  sikap
tersebut,  mereka  akan  sadar  bahwa  perbuatan  –  perbuatan  yang  mereka  lakukan  itu  adalah
perbuatan yang tidak baik, yang tidak di senangi oleh orang lain. Maka oleh karena itu perlunya
kesabaran dan kerendahan hati dalam mengajar peserta didik.
Dapat di lihat bersama ada beberapa kasus mengenai pendidikan yang ada di indonesia
yaitu, pada suatu hari di sebuah lembaga pendidikan sekolah, terlihat seorang guru yang sedih,
dan  kesal,  karena  dalam  pembelajarannya  di  kelas  siswa  tidak  memperlihatkan  apa  yang  ia
sampaikan  dan  membosankan.  Bahkan  mereka  malah  sibuk  dan  asyik  mengobrol  sendiri,  dan
ada pula yang lebih suka melihat keluar kelas dari pada harus mendengarkan dan memperhatikan
gurunya di depan. Padahal guru tersebut merasa sudah maksimal dalam penyampaian materi, ia
telah mengajar dengan suara yang keras, tulisan di papan tulis pun terlihat jelas. Namun mereka
tetap  saja  melakukan  hal  –  hal  lain  yang  di  luar  kegiatan  proses  belajar,  oleh  karena  itu  guru
tersebut  sangat  lelah  dan  merasa  telah  terkuras  habis  tenaganya  karena  telah  mengeluarkan
semua kekuatannya untuk menerangkan materi pelajaran kepada siswanya.
Dengan  adanya  cerita  di  atas  menjadi  inspirasi  bahwa  pendidikan  di  indonesia  sangat
memperhatinkan. Dapat di ambil kesimpulan bahwa cerita di atas adalah beberapa hal  yang di
alami oleh guru  –  guru, meskipun mereka tidak membicarakan langsung kepada peserta didik.
Guru  tersebut  di  saat  sedang  menyampaikan  materi,  cluenya  adalah  membosankan  dan  suara
keras.  Sebagai  tenaga  pengajar  juga  harus  memahami  karakter  peserta  didik  dalam  sistem
belajarnya  seperti  apa.  Jika  dengan  cara  tersebut  peserta  didik  tidak  bisa  memahami  dan
memperhatikan  guru,  maka  guru  tersebut  harus  mengubah  sistem  belajar  tersebut.  Mungki
peserta didik bosen dengan cara belajar seperti, guru  –  guru boleh menghanti atau mencari hal
yang di senangi oleh peserta didik. Mungkin dengan metode belajar diskusi atau lain sebaganya
bisa membuat peserta didik lebih fokus dan mendengarkan serta memahami apa  yang telah di
sampaikannya.  Karena  peserta  didik  pada  saat  sekarang  sangat  suka  terhadap  hal  –  hal  yang
menurut mereka mengikuti trend jam, dan lain sebagainya.
Mengenai  pendidikan  di  indonesia  ada  permasalahan  yang  bersifat  khusus  yang
berkenaan tentang kualitas pendidikan yang ada di indoensia, yaitu sebagai berikut :
a.  Rendahnya kualitas sarana fisik
b.  Rendahnya kualitas guru
c.  Rendahnya kesejahteraan
d.  Serta rendahnya prestasi anak – anak indonesia.
e.  Kurangnya pemerataan kesempatan pendidikan
f.  Rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan.
g.  Mahalnya biaya pendidikan
Negara  indonesia  merupakan  negara  yang  paling  luas  dan  memiliki  penduduk  yang
paling  banyak  di  bandingkan  dengan  negara  lain,  tetapi  negara  indonesia  di  dalam  segi
pendidikan  indonesia  mengalami  penuruna  di  setiap  tahunnya.  Menurunnya  pendidikan  di
indonesia  banyak  sekali  faktor  –  faktor  yang  menjadikan  rendahnya  kualitas  pendidikan  di
indonesia,  diantara  nya  adalah  pengaruhnya  salah  satunya  adalah  rendahnya  kualitas  guru,
rendahnya  sarana  dan  prasarana,  mahalnya  pendidikan,  dan  lain  sebagainya.  Oleh  karena  itu
sebagai  masyarakat  indonesia  yang  berpendidikan  harus  saling  membantu  untuk  masyarakat
yang  kurang  mampu  atau  membantu  masyarakat  yang  haus  akan  pendidikan.  Sebagai  salah
seorang  yang  berpendidikan  harus  siap  untuk  menghadapi  permasalahan  –  permasalahan  yang
ada  di  indonesia.  Agar  kualitas  pendidikan  di  indonesia  meningkat.  Sebagaimana  yang  kita
ketahui seiring berjalannya waktu perkembangan zaman semakin pesat, dan arus globalisasi pun
semakin meningkat. Maka dari itu kita sebagai generasi penerus bangsa harus bisa berfikir kritis
terhadap apapun  yang terjadi,  dan saling bekerja sama terhadap masyarakat indonesia maupun
kepada pemerintah untuk mengatasi segala permasalahan mengenai pendidikan di indonesia.
1
1
http://azharmind.blogspot.com/2012/02/22.10.wib / kualitas-pendidikan-indonesia-rangking.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar